Firmino Puas Dengan Pernyataan FA Akan Kasus Tuduhannya

Firmino di Tuduh Melakukan Pelecehan Rasial - Judisessions


Judisessions - Liverpool - Roberto Firmino penyerang milik Liverpool yang sempat terkena tuduhan melakukan pelecehan etnis kepada bek milik Everton, Mason Holgate. Namun, hingga seekarang pelecehan tersebut masih tidak memiliki bukti yang cukup untuk menghukum Firmino.

Kasus tersebut terkuak ketika kedua pemain Firmino dan Holgate terlihat sedang ribut saat laga pertandingan babak ketiga Piala FA di Stadium Anfield, 5 Januari 2018 yang lalu. Hal itu terjadi akibat Holgate yang saat ini mendorong Firmino hingga terjatuh di pinggir lapangan dan keduanya pun mulai cekcok. Ketika beradu mulut dan kata-kata di antara kedua pemain itu, Holgate menuduh bahwa Firmino sudah menghina dirinya dengan kata-kata yang tidak pantas dan berbau etnis (rasis).

Sesudah diinvestigasi oleh pihak FA, Firmino pun kemudian dinyatakan tidak bersalah pada kasus rasial tersebut. Pihak FA menilai dan menimbangi bahwa bukti yang dimiliki oleh Holgate tidak cukup untuk mendakwa penyerang bernomor punggung 9 tersebut.

"Sesudah kami menyelidiki dan mempertimbangkan semua bukti yang kami miliki, kami pun kemudian menyimpulkan serta menganggap bahwa bukti-bukti itu tidaklah cukup untuk menjatuhkan dan memberikan sanksi kepada Roberto Firmino," tulis pihak FA pada pernyataan resmi mereka yang dikutip dari Daily Mail.

Penyerang yang saat ini berusia 26 tahun itu lantas mengeluarkan komentar setelah dirinya tidak terbukti melakukan pelecehan rasial itu. Pemain yang berasal dari Brasil itu pun merasa senang dan puas sebab dirinya sejak awal memang tidak pernah menggunakan atau mengeluarkan kata-kata itu dari mulutnya dan kata-kata yang di keluarkan bukanlah sebuah pelecehan terhadap Holgate.

"Saya tidak pernah mengatakan hal atau kata seperti itu, bahkan variasi dari kata tersebut, yang kemudian dikalim dan disebarkan oleh media-media," ujar Firmino.

"Saya tidak mengatakan bahasa yang menunjuk atau merujuk ke ras seseorang. Saya ngak dan tidak akan pernah mengatakan kata-kata yang menunjukkan serta merujuk ke budaya dan warna kuliat siapapun, dengan maksud menghinanya, baik dalam perdebatan, perseturuan dan pertengkaran," tegas penyerang Liverpool itu.

FA telah melakukan investigasi secara keseluruhan yang kemudian memutuskan dan memberikan pernyataan bahwa Firmino tidak bersalah dalam kasus ini. Mereka (FA) sudah meminta keterangan kepada 12 pemain serta ofisial dari kedua tim klub, wasit dan keempat ofisial lainnya yang memiliki hubungan dengan kejadian dan kasus ini.

Pemain Liverpool Firmino itu pun mengakui bahwa dirinya memang menghina Holgate menggunakan Bahasa Portugis, namun hinaan itu tidak ada hubungannya dengan hinaan rasis atau warna kuliat yang dimiliki Holgate. Demi mendapatkan bukti atas pengakuan Firmino itu, FA pun sampai harus meminta bantuan kepada spesialis Bahasa Portugis bahkan ahli pembaca gerak bibir untuk Bahasa Portugis dalam kasus ini.

Popular posts from this blog

Sir Alex Ferguson Memuji Salah Seorang Mantan Pelatih Manchester United Eric Harrison Sebagai Pelati Terhebat

Pep Guardioal Mengatakan Manchester City Siap Membantu Gabriel Jesus Tanpa Kehadiran keluarganya

Cristiano Ronaldo kembali untuk pertandingan Ajax akan 'sulit', mengakui Allegri