Gelandang Sekaligus Penyerang PSG Julian Draxler Melontarkan Kritikan Pedas Ke Pelatihnya

Julian Draxler Mengkritik Sang Pelatih Akan Belanjaan Mahal Tanpa Hasil - Judisessions




Judisessions - Paris - Gelandang lini tengah sekali penyerang Julian Draxler akhirnya tidak dapat menahan dirinya lagi untuk melontarkan kritik pedas kepada pelatih Paris Saint Germain itu, Unai Emery. Yang menurutnya biaya dan belanjaang yang dikeluarkan oleh Paris Saint Germain dengan jumlah besar itu terasa sia-sia.

Paris Saint Germain diketahui telah tersingkirkan dari babak 16 besar Liga Champions sesudah kalah gabungan melawan Real Madrid dengan skor 2-5. PSG sudah mengalami kekalahan 1-3 di leg pertamanya di Santiago Benabeu, namun The Parisians tidak mampu bangkit kembali meski berada dikandang sendiri Parc des Princes.

Kekalahan dan performanya bahkan lebih buruh dari pada musim lalu, yang diketahui bahwa PSG juga harus tersingkirkan dari babak ke 16 besar Liga Champions ketika melawan Barcelona. Selama ini, sudah menjadi pengetahuan publik bahwa rekor terbaik Paris Saint Germain di kompetisi Liga Champions yakni perempatan final yang digapainya selama empat musim secara beruntun dari musim 2012/2013 hingga musim 2015/2016.

Kekalahan tersebut membuat mereka gagal untuk menembus tembok babak 16 besar Liga Champions, ironisnya lagi PSG di ketahui telah berbelanja besar dengan nilai tinggi di bursa transfer. Pada musim ini, Paris Saint Germain bahkan memecahkan rekor dunia hanya demi mendapatkan Neymar dengan jumlah harga sebesar 222 juta euro.

Tidak berhenti disitu saja, PSG bahkan meminjam Kylian Mbappe yang dibayar dengan biaya yang mempermanenkannya dengan harga sebesar 180 juta euro. Syarat klausul tersebut sudah terpenuhi, yang dalam kata lain adalah PSG sudah mengeluarkan dana hingga 402 juta euro hanya demi mendatang kedua pemain ini saja.

Gelandang PSG Julian Draxler mengatakan bahwa jika dilihat dari perspektif permainan timnya maka mereka layak tersingkir dari laga ini. Dirinya terus menyertakan dan mengatakan tentang biaya transfer yang di habiskan oleh klubnya untuk mengkritik sang pelatih PSG itu.

"Menurut saya, kami memang pantas tersingkirkan dari laga ini, performa kami memang kurang baik. Kami bahkan rela mengeluarkan dana sebanyak 400 juta euro serta disampaikan bahwa semuanya akan segera berubah, dan kami akan memenangkan gelar dan titel juara ini," ucap Draxler kepada Diario Sport.

"Namun saya tegaskan sekali lagi, kami mengalami kekalahan di langkah dan babak ini kembali. Jika sudah mengalami kekalahan 1-3 pada leg pertama, maka seharusnya anda bisa menekan mereka apalagi berada di kandang sendiri dan kehadirans suporter kami, ngak hanya menguling-gulingkan bola saja. Sebab hal tersebut tidak akan membuahkan hasil," Draxler menambahkan seperti yang dilansir oleh Football Espana.

Popular posts from this blog

PSG Yakin Masih Ada Peluang

Inggris Lolos Ke Perempat Final Piala Dunia Setelah Menang Dari Adu PInalti Atas Kolombia

Maurizio Sarri membuat awal kemenangan sebagai manajer Liga Premier saat Chelsea memastikan kemenangan atas Huddersfield.