Apa Yang Terjadi Kepada Lionel Messi Meski Sudah Berjuang Dengan Keras

Surgawin


Judisessions - Setelah membawa Argentina  dengan punggungnya berkali-kali, Lionel Messi bisa dimaafkan karena hari libur, tetapi sementara rekan satu timnya mendapatkan pujian tinggi untuk kemenangan perempat final Copa America Jumat atas Venezuela, kapten itu tidak terlihat seperti dirinya yang dulu.

Pencetak gol terbanyak Argentina sepanjang masa sering kalah dari Diego Maradona dalam perdebatan tentang siapa pemain terbaik negara itu karena kegagalannya menginspirasi bangsanya ke trofi besar. Sementara dia biasanya terlihat bermain di level yang berbeda dengan rekan satu tim internasionalnya, melawan Venezuela, itu adalah pemain dunia lima kali tahun ini yang terlihat berkarat, lambat dan paling tidak mungkin untuk menyulap momen sihir.

Setelah empat pertandingan di Copa America, Messi hanya mencetak sekali - dari titik penalti - dan belum memberikan assist, juga tidak terlihat seperti pemain yang mencetak lebih banyak gol daripada siapa pun di Eropa dalam tiga musim terakhir.

Argentina pasti bisa melakukannya dengan dia menemukan kembali wujudnya dalam pertandingan berikutnya, semifinal dengan tuan rumah turnamen dan rival beratnya Brasil .

Messi memang memainkan peran pendukung dalam serangan pembuka Argentina melawan Venezuela, mencambuk umpan silang yang dikirim Sergio Aguero ke arah gawang dan Lautaro Martinez menjebol gawang dengan tumitnya, tetapi itu adalah satu-satunya momen yang mengesankan dari tampilan yang tidak efektif.

Passingnya ceroboh, tembakannya sering diblokir dan tidak pernah menyulitkan kiper Venezuela Wuilker Farinez, dan dia jarang berhasil mengalahkan bek seperti yang biasanya dilakukannya dengan mudah seperti acuh tak acuh.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni tidak ingin ditarik pada tampilan Messi yang buruk di konferensi pers pasca-pertandingan tetapi mengatakan kehadirannya sendiri baik untuk tim.

"Kontribusi Messi di lapangan sangat penting, jika Anda bisa melihat apa yang dia berikan kepada kami di ruang ganti, Anda akan berpikir berbeda. Saya jamin Anda senang memilikinya di sini," kata Scaloni.

Ketika semakin ditekankan pada bentuk buruk Messi, Scaloni menjawab singkat, "Yang bisa dikatakan tentang Leo adalah dia yang terbaik di dunia."

Kondisi permukaan permainan yang buruk di Brasil tampaknya juga berdampak pada Messi.

"Lapangan di sini memalukan, bola itu seperti kelinci, bisa ke mana saja," katanya.

"Kondisinya sangat sulit dan sangat sulit untuk menggiring bola dengan baik. Ini tidak bisa dilanjutkan."

Popular posts from this blog

Romelu Lukaku Mengkritik Manchester United Akan Kebocoran Transfer Inter Dirinya

Virgil Van Dijk Memang Penghargaan Pemain Terbaik UEFA Dan Messi Bersama Ronaldo Yang Terlihat Akrab